

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan secara masif terkait penyalahgunaan obata-obatan atau yang dikenal narkoba kepada siswa-siswi jenjang SMA/SMK dan SMP di Kota Kendari. Karena para siswa cenderung berpikir labil untuk mencoba-coba sehingga akan terbawa hingga dewasa nanti.
“Program ini baru pertama kali diselenggarakan oleh DDV, dan SMAN 1 Kendari merupakan sekolah pertama yang dikunjungi,” kata Hasfil, Kamis (24/8/2023).
Lanjut, Hasfil mengatakan program ini juga dilatarbelakangi oleh masifnya pasien gagal ginjal yang ada di RSUD Bahteramas akibat adanya penyalahgunaan obat-obatan.
Sehingga edukasi ini akan dilakukan setiap sepekan sekali untuk sekolah yang ada di Kota Kendari, Provinsi Sultra.
Agar informasi terkait rehabilitasi pengguna dapat tersampaikan dan tidak takut untuk konsultasi ke pihak BNN.
“Harapan kami dengan diadakannya kegiatan ini, dapat memberikan edukasi dan menyebarluaskan akan bahaya kecanduan narkoba yang berakhir gagal ginjal.”
“Kemudian menyebarluaskan informasi terkait rehabilitasi bagi pengguna diluar sana atau yang telah terpapar narkotika agar tidak takut untuk konsultasi ke pihak BNN,” jelasnya (*)
Zakat sucikan Harta. Berzakat, Kerennya Gak Ada Obat
Jangan Tampilkan Lagi
Hitung Sekarang!